
Sebagai konsumen, penting untuk memahami istilah ini agar tidak salah dalam memilih produk perawatan kulit. Artikel ini akan membahas mengenai penjelasan lengkap tentang apa itu skincare etiket biru, perbedaannya dengan etiket putih, serta risiko penggunaannya.Yuk simak sampai tuntas!
Apa Itu Skincare Etiket Biru?
Skincare etiket biru adalah istilah yang digunakan untuk produk perawatan kulit yang mengandung bahan obat keras. Produk ini sebenarnya masuk dalam kategori obat racikan dokter, bukan kosmetik biasa. Label biru digunakan untuk menandai bahwa produk tersebut hanya boleh dipakai berdasarkan resep dan di bawah pengawasan tenaga medis.
Produk dengan etiket biru seringkali mengandung zat aktif yang dapat memberikan hasil cepat, misalnya untuk mencerahkan kulit, mengatasi jerawat, atau mengurangi hiperpigmentasi. Namun, penggunaannya tidak boleh sembarangan.
Sebagai perbandingan, ada juga istilah etiket lain yang kerap membuat bingung masyarakat.
Perbedaan Etiket Biru dan Etiket Putih pada Produk Perawatan
Etiket biru berbeda dengan etiket putih yang biasa kita lihat pada obat bebas terbatas. Jika etiket putih masih bisa dibeli di apotek dengan aturan tertentu, maka etiket biru jauh lebih ketat. Produk etiket biru hanya boleh diberikan dengan resep dokter karena risiko efek sampingnya jauh lebih tinggi dan membutuhkan pengawasan medis yang ketat.
Dengan kata lain, etiket putih = obat terbatas, sedangkan etiket biru = obat keras yang penggunaannya sangat dibatasi.
Pemahaman ini penting agar konsumen tidak salah kaprah dalam menggunakan produk perawatan kulit, sekaligus menekankan bahwa etiket biru bukanlah kosmetik biasa melainkan obat keras yang memiliki aturan hukum serta konsekuensi kesehatan serius jika disalahgunakan.
Apakah Skincare Etiket Biru Aman Digunakan?
Penggunaan skincare beretiket biru bisa aman jika dilakukan sesuai resep dokter. Namun, jika digunakan sembarangan tanpa pengawasan medis, risikonya cukup besar. Beberapa efek samping yang bisa muncul antara lain:
- Iritasi kulit parah
- Penipisan lapisan kulit
- Ketergantungan pada krim
- Perubahan warna kulit yang tidak merata
- Resiko gangguan kesehatan jika mengandung bahan berbahaya seperti merkuri
Inilah alasan mengapa produk etiket biru tidak boleh dijual bebas di pasaran. Konsultasi dengan dokter kulit sangat penting sebelum menggunakannya.
Selanjutnya, mari kita bahas apa saja kandungan yang biasanya terdapat dalam produk beretiket biru.
Bahan Aktif yang Sering Ditemukan di Skincare Etiket Biru
Produk dengan etiket biru biasanya mengandung bahan aktif obat keras yang memang efektif, tetapi berisiko jika tidak digunakan sesuai aturan. Beberapa bahan yang umum ditemukan antara lain:
- Hidrokuinon: Digunakan untuk mencerahkan kulit atau mengatasi flek, tetapi dapat menyebabkan iritasi dan hiperpigmentasi rebound jika dipakai berlebihan.
- Steroid (misalnya klobetasol, betametason): Membantu mengurangi peradangan atau kemerahan, tetapi bisa menipiskan kulit dan memicu ketergantungan.
- Tretinoin: Efektif untuk jerawat dan anti-aging, namun dapat menyebabkan kulit kering, iritasi, dan fotosensitif.
- Merkuri (ilegal): Masih ditemukan pada produk abal-abal, sangat berbahaya karena bisa merusak ginjal, saraf, dan berisiko kanker.
Bahan-bahan ini hanya boleh digunakan di bawah pengawasan medis karena dosis dan lama pemakaiannya harus dikontrol dengan ketat.
Berikutnya, mari kita lihat bagaimana aturan dan legalitas terkait produk etiket biru menurut BPOM.
Legalitas Skincare Etiket Biru Menurut BPOM
Menurut peraturan BPOM, produk perawatan kulit yang mengandung obat keras tidak termasuk kategori kosmetik, melainkan obat yang hanya boleh diberikan berdasarkan resep dokter. Artinya, skincare beretiket biru tidak boleh dijual bebas di toko kosmetik atau marketplace.
BPOM secara rutin melakukan pengawasan terhadap peredaran produk ilegal, termasuk skincare etiket biru yang tidak memiliki izin edar. Konsumen diimbau untuk selalu memeriksa nomor registrasi BPOM sebelum membeli produk perawatan kulit.
Dengan demikian, keaslian dan legalitas produk adalah faktor utama yang harus diperhatikan sebelum menggunakan skincare apapun, terutama yang berisiko tinggi seperti etiket biru.
Untuk membantu konsumen lebih waspada, berikut adalah cara mengenali produk etiket biru ilegal yang banyak beredar di pasaran.
Ciri-Ciri Skincare Etiket Biru Ilegal
Tidak semua produk etiket biru yang beredar di pasaran berasal dari jalur resmi. Banyak yang dijual secara ilegal tanpa pengawasan medis. Beberapa ciri yang bisa membantu mengenalinya antara lain:
- Tidak ada nomor registrasi BPOM atau nomor yang tertera tidak bisa diverifikasi di situs resmi.
- Dijual bebas di marketplace atau toko kosmetik tanpa resep dokter.
- Klaim hasil instan seperti wajah putih dalam 3 hari atau jerawat hilang dalam semalam.
- Kemasan tidak jelas atau tidak mencantumkan komposisi secara lengkap.
- Harga jauh lebih murah dibandingkan produk resmi.
Jika menemukan ciri-ciri tersebut, sebaiknya hindari produk tersebut karena besar kemungkinan tidak aman dan tidak memiliki izin edar.
Sekarang, mari kita bahas bagaimana cara memilih skincare yang lebih aman untuk digunakan sehari-hari.
Tips Aman Memilih Skincare
Agar tidak salah memilih produk perawatan kulit, berikut beberapa tips aman yang bisa diterapkan:
- Selalu cek nomor BPOM pada produk skincare melalui situs resmi.
- Pilih produk dengan sertifikasi seperti Halal, ISO, atau dermatologically tested.
- Konsultasikan dengan dokter kulit sebelum mencoba skincare dengan klaim kuat, terutama untuk masalah jerawat atau flek.
- Hindari produk dengan klaim instan karena sering kali mengandung bahan berisiko tinggi.
- Kenali jenis kulitmu sehingga bisa menyesuaikan produk sesuai kebutuhan, bukan hanya ikut tren.
Dengan langkah ini, risiko penggunaan skincare ilegal bisa ditekan sekaligus memberikan perlindungan lebih baik untuk kesehatan kulit.
Maklon Kosmetik Terbaik di Indonesia
Skincare etiket biru mengandung obat keras sehingga hanya aman digunakan dengan resep dokter. Sayangnya, banyak produk ilegal beredar bebas. Konsumen harus cerdas dengan selalu cek BPOM, hindari klaim instan, dan utamakan keamanan kulit.
Bagi Anda yang ingin membangun brand kosmetik yang aman, legal, dan sesuai tren pasar, memilih mitra maklon yang tepat sangatlah penting. Formula Jelita International (FJI) hadir sebagai mitra maklon kosmetik terbaik di Indonesia dengan layanan end-to-end: mulai dari formulasi, registrasi BPOM, hingga packaging siap jual.
Dengan dukungan laboratorium R&D, sertifikasi lengkap (BPOM, Halal, CPKB, ISO, Vegan), serta pengalaman memproduksi brand ternama, Formula Jelita siap membantu Anda menghadirkan produk yang berkualitas dan aman. Hubungi tim FJI untuk konsultasi mengenai ide brand Anda. Kunjungi juga formulajelita.com untuk mendapatkan informasi seputar kosmetik, tren skincare, tips bisnis, dan lain sebagainya.
