
Tren skincare Korea semakin merajai pasar kecantikan Indonesia dan berhasil menarik perhatian konsumen berkat inovasi, kualitas bahan, serta hasil yang memuaskan. Produk asal Negeri Ginseng kini menjadi favorit banyak orang sekaligus membuka peluang bisnis besar bagi Anda yang ingin membangun brand skincare sendiri dengan legalitas BPOM serta potensi pasar yang terus berkembang pesat.
Untuk mencapai kesuksesan di industri ini, pelaku usaha perlu memahami bahwa legalitas dan izin edar bukan sekadar formalitas, melainkan pondasi penting agar bisnis dapat bertahan jangka panjang, diakui konsumen, dan siap bersaing di pasar yang semakin kompetitif.
Dalam artikel ini, Formula Jelita akan membahas bagaimana cara membangun bisnis skincare Korea yang legal, aman, dan menguntungkan, mulai dari proses produksi, perizinan BPOM, hingga strategi pemasaran yang tepat.
Cara Memulai Bisnis Skincare Korea yang Legal di Indonesia
Memulai bisnis skincare Korea tidak harus menunggu punya modal besar. Kuncinya ada pada strategi dan pemahaman tentang regulasi yang berlaku di Indonesia. Sebelum mulai menjual produk, penting untuk menentukan model bisnis yang sesuai dengan kapasitas dan tujuan jangka panjang Anda.
1. Menentukan model bisnis dan sumber produk
Langkah pertama adalah menentukan model bisnis skincare Korea yang akan Anda jalankan, apakah ingin menjadi reseller, dropshipper, distributor resmi brand skincare Korea di Indonesia atau membangun brand sendiri (white label). Setiap model memiliki kelebihan dan tingkat tanggung jawab yang berbeda.
Jika Anda memilih menjadi reseller, pastikan produk skincare Korea yang dijual sudah memiliki nomor notifikasi BPOM. Untuk Anda yang ingin membangun brand sendiri, pilihlah pabrik maklon yang memiliki izin CPKB (Cara Pembuatan Kosmetika yang Baik) serta dapat membantu proses registrasi BPOM. Hindari supplier tidak resmi atau produk grey market karena dapat menimbulkan risiko hukum.
Selain itu, pastikan semua dokumen pendukung seperti invoice, MSDS (Material Safety Data Sheet), dan sertifikat halal tersedia untuk setiap produk. Dokumen ini menjadi bukti bahwa produk yang Anda jual telah lolos uji keamanan dan legalitas.
2. Mengurus legalitas usaha dan pendaftaran BPOM
Setelah menentukan produk skincare Korea terbaik dan model bisnisnya, langkah berikutnya adalah mengurus perizinan agar bisnis Anda berjalan secara resmi. Legalitas usaha tidak hanya membuat operasional lebih aman, tetapi juga meningkatkan kepercayaan calon mitra dan konsumen.
Buatlah badan usaha seperti CV atau PT agar Anda memiliki dasar hukum yang kuat dalam melakukan kerja sama dan distribusi produk. Setelah itu, ajukan notifikasi kosmetik impor melalui sistem e-registration BPOM. Proses ini memastikan setiap produk memiliki nomor notifikasi resmi yang menandakan bahwa produk telah lolos evaluasi keamanan dan kualitas.
Anda juga perlu memastikan nama importir atau pabrikan yang tercantum di label produk sesuai dengan data yang terdaftar di BPOM. Jika menggunakan jasa maklon skincare seperti Formula Jelita, proses ini akan jauh lebih mudah karena seluruh dokumen legal dan uji laboratorium sudah disiapkan oleh pihak pabrik.
3. Menentukan strategi penjualan dan branding
Strategi penjualan dan branding menentukan keberhasilan bisnis skincare Korea BPOM Anda. Produk berkualitas perlu didukung strategi pemasaran yang tepat agar dikenal luas.
Bangun identitas brand yang kuat dan konsisten. Tentukan posisi brand seperti premium, halal, natural, atau terjangkau agar pesan dan visual mudah dikenali.
Gunakan media sosial seperti Instagram, TikTok, dan marketplace untuk menjangkau audiens. Tampilkan konten edukatif, testimoni, dan kolaborasi dengan influencer untuk memperkuat kepercayaan konsumen.
Jika Anda berencana untuk membuat bisnis kosmetik, terutama skincare, sebaiknya Anda mengetahui juga trend ingradients skincare terbaru sekarang. Simak juga cara bisnis skincare mulai dari nol.
Mengapa Legalitas BPOM Penting dalam Bisnis Skincare Korea
Legalitas BPOM memiliki peran penting dalam membangun kepercayaan dan keberlanjutan bisnis produk skincare Korea di Indonesia. Berikut beberapa alasan mengapa izin BPOM wajib dimiliki oleh setiap pelaku usaha:
- Menjamin keamanan produk. Setiap produk yang memiliki izin edar BPOM telah melalui proses evaluasi ketat untuk memastikan bahan dan formulanya aman digunakan konsumen.
- Meningkatkan kepercayaan konsumen. Nomor notifikasi skincare Korea BPOM menunjukkan bahwa brand memiliki komitmen terhadap kualitas dan transparansi produk.
- Membangun reputasi profesional. Legalitas membantu brand tampil kredibel di tengah kompetisi ketat di industri kecantikan.
- Memperluas peluang distribusi. Produk yang terdaftar di BPOM lebih mudah diterima di marketplace besar dan toko resmi.
- Mendukung pertumbuhan jangka panjang. Bisnis dengan dasar legalitas kuat lebih siap berkembang dan menjalin kerja sama dengan mitra strategis.
Tantangan Bisnis Skincare Korea di Indonesia
Meski pasar skincare Korea di Indonesia terus tumbuh, pelaku bisnis tetap menghadapi berbagai tantangan. Salah satu tantangan terbesar adalah biaya dan waktu proses pendaftaran BPOM yang bisa memakan waktu berbulan-bulan. Proses ini sering kali membutuhkan dokumen yang lengkap, mulai dari komposisi bahan hingga hasil uji laboratorium.
Selain itu, banyak produk non-BPOM atau impor ilegal yang beredar di pasaran dengan harga lebih murah. Hal ini membuat persaingan semakin ketat, terutama bagi pelaku usaha yang berkomitmen untuk menjual produk legal.
Tantangan lain adalah adaptasi strategi marketing terhadap karakter konsumen Indonesia yang sangat sensitif terhadap harga dan preferensi produk halal. Untuk mengatasinya, pengusaha perlu menonjolkan keunggulan seperti legalitas BPOM, angel marketing skincare Korea halal dan manfaat bahan aktif alami.
Cara Cek Skincare Korea Sudah BPOM
Sebelum menjual atau menggunakan produk skincare Korea, penting untuk memastikan legalitasnya melalui verifikasi BPOM. Langkah ini membantu memastikan produk yang kamu pilih aman, terdaftar resmi, dan sesuai dengan standar regulasi Indonesia.
Berikut langkah-langkah praktis untuk mengecek dan memastikan skincare Korea sudah BPOM:
- Kunjungi situs resmi BPOM. Buka cekbpom.pom.go.id dan masukkan nama produk, merek, atau nomor notifikasi (NA) di kolom pencarian.
- Gunakan aplikasi BPOM Mobile. Unduh aplikasi “Cek BPOM” di Google Play atau App Store, lalu gunakan fitur pencarian atau scan barcode pada kemasan untuk memeriksa status produk.
- Periksa nomor BPOM di kemasan. Cari nomor izin edar (NIE) yang biasanya diawali huruf NA di bagian belakang atau bawah kemasan produk, lalu cocokkan dengan data di situs BPOM.
- Verifikasi informasi produk. Pastikan nama produk, merek, dan pendaftar yang muncul di hasil pencarian sesuai dengan data yang tercantum di kemasan.
- Laporkan jika data tidak ditemukan. Jika produk tidak muncul dalam database BPOM, sebaiknya hindari penggunaannya dan laporkan ke pihak berwenang melalui kanal resmi BPOM.
Demikianlah pembahasan mengenai bisnis skincare Korea sesuai regulasi BPOM. Dengan mengikuti langkah-langkah ini, kamu dapat memastikan bahwa produk skincare Korea yang kamu gunakan atau jual telah terdaftar resmi dan aman sesuai regulasi yang berlaku.
Bangun Bisnis Skincare Anda Bersama Formula Jelita
Jika Anda ingin memulai brand skincare Korea tanpa repot mengurus proses produksi dan legalitas, Formula Jelita Adalah solusi terbaik. Sebagai partner maklon kosmetik terpercaya di Indonesia, Formula Jelita membantu Anda menciptakan produk skincare Korea yang aman, berkualitas, dan telah terdaftar BPOM.
Dengan minimum order hanya 3.000 pcs, Anda sudah bisa memiliki brand skincare sendiri yang diformulasikan sesuai kebutuhan pasar Indonesia. Semua proses mulai dari pengembangan formula, desain kemasan, pendaftaran BPOM, hingga sertifikasi halal akan ditangani secara profesional oleh tim ahli Formula Jelita.
Jadi, Anda tidak hanya mendapatkan produk jadi, tetapi juga sistem pendukung yang memudahkan langkah Anda membangun brand skincare Korea yang sukses. Yuk, mulai wujudkan brand impian Anda bersama Formula Jelita sekarang juga!
Pertanyaan Seputar Bisnis Skincare Korea BPOM
Berapa biaya dan waktu yang dibutuhkan untuk mendaftarkan produk ke BPOM?
Biaya pendaftaran produk kosmetik biasanya berkisar antara Rp2 juta hingga Rp5 juta per produk, tergantung pada jenis dan kompleksitas bahan. Prosesnya dapat memakan waktu sekitar 2–3 bulan jika semua dokumen lengkap.
Apakah dropshipper juga perlu memastikan produk yang dijual memiliki izin BPOM?
Ya. Meskipun Anda hanya dropshipper, Anda tetap harus memastikan produk berasal dari distributor resmi yang memiliki izin edar BPOM. Hal ini penting agar bisnis Anda aman dari potensi pelanggaran hukum.
Apakah produk dari Formula Jelita bisa bersertifikat halal?
Ya. Formula Jelita juga dapat membantu proses sertifikasi halal sesuai standar Majelis Ulama Indonesia (MUI).





