Jika ingin membangun bisnis parfum secara serius, tentu penting untuk mengetahui apa saja jenis parfum terbaik. Pengetahuan ini dapat membantu Anda menentukan arah usaha, mulai dari pemilihan produk, penetapan harga, hingga citra merek yang ingin ditampilkan di pasar.
Dalam artikel ini, Formula Jelita akan membahas berbagai jenis parfum dengan pendekatan bisnis agar Anda memiliki gambaran yang jelas sebelum memulai atau mengembangkan usaha parfum. Simak dengan baik, ya!
Mengapa Pebisnis Harus Memahami Jenis Parfum
Dalam dunia bisnis parfum, memahami jenis parfum sama pentingnya dengan memahami selera pasar. Setiap konsentrasi memiliki nilai jual, margin, dan positioning berbeda. Pebisnis yang paham perbedaan ini dapat menyesuaikan strategi harga dan pemasaran secara lebih efektif.
Misalnya, Eau de Parfum (EDP) cocok untuk pasar premium dengan margin tinggi, sedangkan Eau de Cologne (EDC) lebih sesuai untuk bisnis parfum refill karena harganya lebih terjangkau. Dengan memahami perbedaan ini, Anda bisa menyusun portofolio produk yang sesuai dengan target konsumen.
Selain itu, pengetahuan tentang jenis parfum juga membantu dalam strategi branding. Parfum dengan ketahanan aroma tinggi biasanya dikaitkan dengan kesan mewah, sementara aroma ringan cenderung diasosiasikan dengan gaya hidup aktif dan energik.
Jenis Parfum Berdasarkan Konsentrasi Wewangian
Berikut beberapa jenis parfum berdasarkan konsentrasi wewangiannya.
1. Extrait de parfum (parfum oil)
Extrait de parfum merupakan jenis parfum dengan konsentrasi minyak wangi paling tinggi. Menurut kamilaaubre.com, extrait de parfum atau juga dikenal sebagai perfume extract mengandung minyak aroma dalam jumlah besar sehingga menghasilkan aroma yang lebih intens dan bertahan lebih lama dibandingkan jenis parfum lainnya.
Karena konsentrasinya tinggi, penggunaan extrait de parfum cenderung lebih hemat karena hanya membutuhkan sedikit aplikasi. Dalam konteks bisnis, jenis ini umumnya diposisikan sebagai produk premium dengan harga dan margin yang lebih tinggi, sehingga cocok untuk brand parfum mewah, koleksi terbatas, atau lini private label yang menargetkan konsumen kelas atas.
2. Eau de parfum (EDP)
Salah satu jenis parfum yang paling banyak digunakan dalam industri parfum adalah Eau de Parfum (EDP). Jenis ini memiliki konsentrasi minyak wangi sekitar 15–20% dengan ketahanan aroma rata-rata 6–8 jam. Karakter aromanya cukup kuat, namun masih nyaman digunakan untuk aktivitas sehari-hari.
Dari sisi bisnis, EDP sering dipilih karena menawarkan keseimbangan antara kualitas dan biaya produksi. Jenis ini cocok dijadikan produk utama untuk brand lokal maupun private label karena mudah diterima pasar, memiliki citra elegan, dan memungkinkan penetapan harga yang kompetitif tanpa mengorbankan kesan premium.
3. Eau de toilette (EDT)
Eau de toilette adalah salah satu jenis parfum yang memiliki konsentrasi minyak wangi lebih rendah dibandingkan EDP, umumnya berada di kisaran 5–15%. Karakter aromanya lebih ringan dan segar, sehingga nyaman digunakan untuk aktivitas sehari-hari, terutama di iklim tropis atau cuaca panas. Karena konsentrasinya tinggi, extrait de parfum dikenal sebagai salah satu jenis parfum tahan lama yang paling unggul.
Jika Anda ingin menyasar pasar mass-market dan konsumen muda, EDT bisa menjadi pilihan yang tepat. Biaya produksinya relatif lebih rendah sehingga memungkinkan Anda menetapkan harga jual yang lebih terjangkau. Jenis ini efektif digunakan untuk memperluas jangkauan brand, meningkatkan volume penjualan, serta berfungsi sebagai produk entry-level bagi konsumen baru.
4. Eau de cologne (EDC)
Secara tradisional, EDC berasal dari kota Cologne (Köln), Jerman, dan awalnya diformulasikan sebagai wewangian ringan berbasis citrus dan herbal. Jenis parfum ini memiliki konsentrasi minyak wangi yang rendah, umumnya di kisaran 2–5%, sehingga menghasilkan aroma segar yang cepat menguap dengan ketahanan sekitar 2–4 jam.
Jika Anda ingin menjalankan bisnis parfum dengan perputaran cepat dan harga terjangkau, EDC merupakan pilihan yang relevan. Jenis ini sangat populer untuk bisnis parfum refill karena biaya produksinya rendah dan mudah diterima oleh pasar luas. EDC cocok digunakan sebagai parfum harian, produk ekonomis, atau varian penyegar yang melengkapi portofolio bisnis parfum Anda.
5. Eau fraîche
Jenis ini memiliki konsentrasi minyak paling rendah, umumnya kurang dari 3%, dengan kadar alkohol yang cukup tinggi. Karakter aromanya sangat ringan dan cepat menguap, sehingga lebih berfungsi sebagai penyegar dibandingkan parfum dengan ketahanan panjang.
Jika Anda membutuhkan produk pendukung dalam portofolio bisnis, Eau Fraîche dapat dimanfaatkan sebagai varian ekonomis, produk promosi, atau tester. Meskipun daya tahannya singkat, jenis ini tetap relevan untuk strategi pemasaran, bundling produk, atau menarik konsumen baru yang menyukai aroma ringan dan segar.
Jenis Parfum Berdasarkan Karakter Aroma
Selain tingkat konsentrasi, aroma adalah jiwa dari sebuah parfum. Karakter aroma menentukan kesan pertama yang dirasakan konsumen dan menjadi identitas utama sebuah produk. Berikut beberapa jenis parfum berdasarkan karakter aromanya yang perlu Anda ketahui.
1. Floral
Aroma yang lembut dan feminin, sering kali berasal dari bunga seperti mawar, melati, atau lily. Jenis ini sangat populer di pasar wanita dan cocok untuk bisnis yang menargetkan segmen feminin atau hadiah.
2. Woody
Didominasi aroma kayu seperti sandalwood, cedar, dan amber. Jenis ini memberikan kesan elegan dan maskulin. Sangat cocok untuk lini parfum pria atau parfum unisex yang eksklusif.
3. Citrus & fresh
Memberikan sensasi segar dan energik, dengan aroma seperti lemon, bergamot, atau jeruk. Jenis ini ideal untuk pasar muda dan gaya hidup aktif. Pebisnis bisa memanfaatkannya sebagai varian harian dengan volume penjualan tinggi.
4. Oriental & spicy
Memiliki aroma hangat dan sensual dengan sentuhan musk, vanila, atau rempah. Cocok untuk lini parfum premium karena memberikan kesan eksklusif dan tahan lama. Jenis ini sering digunakan untuk brand dengan positioning high-end.
Menentukan Jenis Parfum untuk Bisnis Anda
Menentukan jenis parfum yang tepat sangat bergantung pada model bisnis yang ingin Anda jalankan. Setiap jenis memiliki keunggulan dan strategi pemasaran tersendiri. Berikut panduannya:
1. Bisnis refill parfum
Jika Anda ingin memulai usaha dengan modal rendah, fokuslah pada Eau de Cologne (EDC) dan parfum oil. Keduanya mudah dijual dengan sistem isi ulang, dan modal per liter relatif murah. Target pasarnya luas, mulai dari remaja, pekerja kantoran, hingga pengguna harian.
2. Private label parfum
Jika Anda ingin membangun merek parfum sendiri dengan identitas yang kuat, model private label parfum adalah pilihan yang tepat. Pada model ini, Anda menjual parfum dengan merek milik sendiri sehingga memiliki kontrol penuh atas konsep aroma, desain kemasan, positioning harga, dan strategi pemasaran. Jenis parfum seperti Eau de Parfum (EDP) dan Extrait de Parfum umumnya dipilih karena memberikan kesan eksklusif dan nilai jual yang lebih tinggi.
Dalam praktiknya, private label parfum sering dijalankan melalui layanan maklon parfum. Dengan adanya maklon parfum, akan memungkinkan Anda memproduksi parfum dengan merek sendiri tanpa harus memiliki pabrik atau fasilitas produksi. Dengan memanfaatkan jasa maklon, Anda dapat lebih fokus pada pengembangan brand, pemasaran, dan distribusi, sementara proses formulasi, produksi, hingga perizinan ditangani oleh pihak maklon secara profesional.
3. Retail / toko parfum
Bila Anda memiliki toko fisik atau online, gunakan kombinasi EDP dan EDT. Keduanya memiliki keseimbangan antara ketahanan aroma dan harga jual, serta bisa mencakup berbagai segmen pelanggan. Strategi ini juga memungkinkan Anda menyediakan varian aroma lebih luas.
Sebelum menentukan stok, lakukan riset kecil tentang selera pasar di wilayah Anda. Lihat tren aroma yang sedang naik daun di marketplace atau media sosial. Dengan begitu, Anda dapat menyesuaikan komposisi jenis parfum yang paling diminati konsumen.
Wujudkan Bisnis Parfum Anda bersama Formula Jelita
Formula Jelita Internasional (FJI) adalah perusahaan maklon parfum dan fragrance di Indonesia yang menyediakan layanan OEM dan ODM secara menyeluruh. Melalui layanan maklon parfum, Anda dapat memproduksi parfum dengan merek sendiri tanpa perlu memiliki fasilitas produksi, sehingga lebih efisien dari sisi waktu, biaya, dan operasional.
FJI tidak hanya melayani maklon parfum, tetapi juga berbagai produk fragrance untuk kebutuhan personal fragrance, kosmetik, perawatan tubuh, hingga home fragrance. Dengan standar produksi berkelas internasional, sertifikasi Halal, BPOM, dan CPKB, serta MOQ yang fleksibel mulai dari 3.000 pcs, Formula Jelita cocok untuk pengembangan brand lokal maupun kebutuhan ekspor.
Yuk, wujudkan ide bisnis parfum Anda bersama Formula Jelita sebagai partner maklon kosmetik terpercaya.
FAQ Seputar Jenis Parfum untuk Pebisnis
Berikut beberapa pertanyaan yang paling sering ditanyakan:
Apa jenis parfum yang tahan lama?
Jenis parfum dengan konsentrasi minyak tertinggi seperti Extrait de Parfum atau Parfum Oil memiliki daya tahan aroma paling lama, bisa mencapai 8–12 jam. Jenis ini ideal untuk bisnis premium yang menekankan kualitas dan eksklusivitas.
Berapa modal awal untuk membuka bisnis parfum?
Modal awal bisa bervariasi, mulai dari Rp3 juta hingga Rp10 juta tergantung pada jenis parfum dan skala bisnis. Untuk usaha refill, modal kecil sudah cukup, sedangkan untuk private label atau brand sendiri dibutuhkan investasi lebih besar.
